Tuesday, November 13, 2012

Pengertian Arus, Tegangan, dan Daya Listrik

ARUS LISTRIK ??

Arus listrik merupakan banyaknya muatan listrik yang mengalir tiap satuan waktu. Muatan listrik bisa mengalir melalui kabel atau penghantar listrik lainnya. Arus listrik dapat terjadi karena adanya aliran electron dimana tiap electron mempunyai muatan yang besarnya sama. Jika kita mempunyai benda bermuatan negatif berarti benda tersebut mempunyai kelebihan elektron dan sebaliknya jika kita memiliki benda bermuatan positif berarti benda tersebut kekurangan elektron. Derajat termuatinya benda tersebut diukur dengan jumlah kelebihan elektron yang ada. Muatan sebuah elektron sering dinyatakan dengan simbol q atau e, dinyatakan dengan satuan coulomb, yaitu sebesar  coulomb.

Pada dasarnya dalam kawat penghantar terdapat aliran elektron dalam jumlah yang dangat besar, jika jumlah elektron yang bergerak ke kanan dan ke kiri sama besar maka seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Akan tetapi jika ujung sebelah kanan kawat menarik elektro sedangkan ujung sebelah kiri melepaskannya maka akan terjadi aliran elektron ke kanan (tetapi dalam hal ini disepakati bahwa arah arus bergerak berlawanan, yakni ke kiri). Aliran elektron ini yang selanjutnya disebut aliran listrik.

Arus listrik dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :

  • Arus searah (Direct Current / DC), yaitu arus yang mempunyai nilai tetap atau konstan terhadap satuan waktu.
  • Arus bolak-balik (Alternating Current / AC), yaitu arus yang mempunyai nilai berubah terhadap satuan waktu dengan karakteristik akan selalu berulang untuk periode waktu tertentu
Simbol arus adalah I (berasal dari bahasa Perancis : intensite). Sedangkan satuan arus adalah Ampere.

Persamaan matematik untuk arus adalah :






TEGANGAN ??

Tegangan adalah kerja yang dilakukan untuk menggerakkan satu muatan (sebesar satu colomb) pada elemen dari satu terminal/kutub ke terminal/kutub lainnya. Atau dengan pengertian lain tegangan merupakan perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik. Kerja yang dilakukan adalah energi yang dikeluarkan, sehingga pengertian diatas dapat dipersingkat bahwa tegangan adalah energi per satuan muatan.

Terdapat dua cara memandang beda potensial, yaitu :

  1. Tegangan turun/voltage drop
    Jika dipandang dari potensial lebih tinggi ke potensial lebih rendah.

  2. Tegangan naik/voltage rise
    Jika dipandang dari potensial lebih rendah ke potensial lebih tinggi.

Simbol tegangan adalah V (voltage). Sedangkan Satuan Internasional untuk tegangan adalah Volt.

Persamaan matematik untuk tegangan adalah:






DAYA ??

Jika suatu potensial V dikenakan ke suatu bahan dan mengalirkan arus. Energi yang diberikan ke masing-masing elektron yang menghasilkan arus listrik sebanding dengan V (beda potensial). Dengan demikian total energi yang diberikan ke sejumlah elektron yang menghasilkan total muatan sebesar dq adalah sebanding dengan Vdq. Energi yang diberikan pada elektron per satuan waktu didefinisikan sebagai daya (power).

Simbol daya adalah P (power). Sedangkan satuang daya adalah Watt.

Persamaan matematik untuk gaya adalah :







Referensi

Sadiku, Alexander. Fundamental of Electric Circuits 3rd ed. Mc Graw Hill Int. ed. 2007.

http://id.wikipedia.org/wiki/Arus_listrik

http://id.wikipedia.org/wiki/Tegangan_listrik

http://nic.unud.ac.id/~dayu/EC/Lecture1.pdf

http://www.ikanlaut-unsoed.ac.id/node/266

2 komentar:

Tolong gunakan bahasa yang sopan. Dilarang keras berbicara SARA dan SPAMMING..

Tolong sertakan nama, karena komentar yang menggunakan Anonymous tidak akan ditanggapi, terima kasih :D

Pengikut